by

Cara Meninggikan Badan Di Usia Dewasa

cara meninggikan badanBanyak sekali orang yang berusaha mencari cara meninggikan badan agar terlihat proporsional. Namun tidak sedikit yang menyadari bahwa proses pertumbuhan tulang mempengaruhi tinggi badan seseorang. Semakin tahun umur seseorang akan semakin bertambah. Maka semakin tahun pula pertumbuhan tulang semakin menurun. Namun bagaimana jika seseorang ingin memiliki postur tubuh yang tinggi namun sudah berusia di atas 20 tahun? Bisakah hal itu terjadi? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita simak ulasan berikut ini.

Bagaimana Cara Meninggikan Badan?

Di dalam artikel ini akan diulas lebih lanjut mengenai cara meninggikan badan. Namun lebih spesifik lagi jika usia Anda sudah di atas 20 tahun. Benarkah setelah 20 tahun kita masih bisa meningkatkan tinggi badan kita? Perlu kita ketahui bahwa pertumbuhan tubuh seseorang akan semakin terhambat seiring dengan bertambahnya usia. Termasuk pertumbuhan tulang juga akan sulit bertambah sepanjang waktu. Sejumlah artikel menyatakan bahwa untuk menambah tinggi badan setelah dewasa kemungkinan kecil terjadi. Menurut seorang ahli bedah tulang menyatakan bahwa pusat pertumbuhan tulang manusia terletak pada lempeng epiphyseal plate. Bagian ini terletak di setiap ujung tulang yang panjang. Apabila lempeng tersebut menutup, maka pertumbuhan tulang pun akan terhenti. Menurut Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Indonesia, wanita akan mengalami penghentian lempeng epiphyseal plate pada usia 16 tahun. Sedangkan pada pria terjadi pada saat usia 18 tahun. Lempeng epiphyseal plate ini maksimal akan berhenti pada saat usia 20 hingga 21 tahun.

Langkah untuk menambah tinggi badan di usia dewasa adalah dengan melakukan operasi. Namun banyak orang yang tidak melakukannya karena berbagai alasan. Misalnya biaya untuk operasi pasti sangat mahal. Selain itu juga waktu yang dikorbankannya. Cara meninggikan badan dengan operasi banyak yang menganggap semacam kurang mensyukuri pemberian tuhan. Dalam melakukan operasi, dokter akan mematahkan kaki pasien. Kemudian di dalam kaki tersebut akan ditambahkan implan. Operasi ini memiliki risiko yang sangat besar. Selain itu juga pengerjaannya membutuhkan titik fokus yang tinggi.

Related posts: